TA'ARUF- sebelum ngenalin sub urban zine sama semuanya, Saya ingin ngenalin diri Saya dulu, nama saya Rizky, tinggal di perum. Griya Asri Bojong city, Bogor. Karena baru pertama terbit dan memulai operasinya sendiri -tidak menutup kemungkinan sih untuk menambah kontributor- otomatis semua Saya yang hendel, mulai dari editor, illustrator, lay out dll.
Saya sendiri sebagai pendiri sub urban zine akan menyebutnya sebagai zine sosial, karena disini akan banyak menyinggung hal-hal yang berbau sosial dan apa saja yang ada dalam cakrawala Saya. Tapi pembahasan disini bukan dikhususkan untuk masalah sosial saja, yaa sedikit-sedikit juga bahas yang lain. Hanya saja akan bertitik berat pada pembahasan sosial.
TAHU ZINE- Pengetahuan Saya tentang zine dimulai ketika Saya melihat-lihat kumpulan foto sahabat e-pena Saya di Facebook, karena memang Dia seorang seniman jadi Saya sering melihat gambar-gambarnya di Facebook. Namanya adalah Aditya Abdurrahman. Saya banyak berkonsultasi tentang masalah sosial dan agama padanya waktu itu.
Dari sekian banyak fotonya ada salahsatu artworknya yang bertuliskan Why Western Civilization Must Die membuat Saya terkesan. Dan didalam artworknya terdapat tulisan SA'I ZINE yang disertai dengan nomor pada setiap edisinya (#1-#12). lalu Saya bertanya-tanya "Apa itu SA'I, Apa itu ZINE". dari situ Saya mencari tahu, dan Saya dapati ternyata ZINE itu adalah semacam media dan SA'I adalah nama dari medianya.
IDE MEMBUAT ZINE- Keinginan untuk memperdalam pengetahuan Saya tentang Zine akhirnya menghantarkan Saya pada sebuah blog milik seorang Zinemaker juga yang bernama sangkakalam.blogspot.com. ide untuk membuat Zine muncul disini. Pas ketika pertama kali Saya membuka websitenya, judul yang pertamakali nongol dan meraik perhatian mata Saya adalah sebuah rubrik yang berjudul AYO BUAT ZINE. Setelah melahap tulisannya Saya langsung tergugah lalu Saya lantas mempelajari cara pembuatannya dan dititik ini "asli bro, asyik banget". Diawal-awal bulan Desember 2014 Saya mulai membuatnya. Tapi dititik ini tidak segambang yang Saya sangka ternyata. Dari penulisan meterinya dan dari segala keterbatasan teknisnya, belum lagi nanti ngeprintnya yang ribet. Tapi disini terasa spirit Do It Yourselfnya kawan.
ALASAN MEMBUAT ZINE- Saya rasa alasan Saya dalam membuat zine tidak jauh berbeda dengan pembuat zine pada umumnya, belajar, berbagi informasi, dan berjejaring. Sebab kan kata pepatah gini "bagikanlah ilmu, niscaya ilmu itu akan bertambah".

Saya sendiri sebagai pendiri sub urban zine akan menyebutnya sebagai zine sosial, karena disini akan banyak menyinggung hal-hal yang berbau sosial dan apa saja yang ada dalam cakrawala Saya. Tapi pembahasan disini bukan dikhususkan untuk masalah sosial saja, yaa sedikit-sedikit juga bahas yang lain. Hanya saja akan bertitik berat pada pembahasan sosial.
TAHU ZINE- Pengetahuan Saya tentang zine dimulai ketika Saya melihat-lihat kumpulan foto sahabat e-pena Saya di Facebook, karena memang Dia seorang seniman jadi Saya sering melihat gambar-gambarnya di Facebook. Namanya adalah Aditya Abdurrahman. Saya banyak berkonsultasi tentang masalah sosial dan agama padanya waktu itu.
Dari sekian banyak fotonya ada salahsatu artworknya yang bertuliskan Why Western Civilization Must Die membuat Saya terkesan. Dan didalam artworknya terdapat tulisan SA'I ZINE yang disertai dengan nomor pada setiap edisinya (#1-#12). lalu Saya bertanya-tanya "Apa itu SA'I, Apa itu ZINE". dari situ Saya mencari tahu, dan Saya dapati ternyata ZINE itu adalah semacam media dan SA'I adalah nama dari medianya.
IDE MEMBUAT ZINE- Keinginan untuk memperdalam pengetahuan Saya tentang Zine akhirnya menghantarkan Saya pada sebuah blog milik seorang Zinemaker juga yang bernama sangkakalam.blogspot.com. ide untuk membuat Zine muncul disini. Pas ketika pertama kali Saya membuka websitenya, judul yang pertamakali nongol dan meraik perhatian mata Saya adalah sebuah rubrik yang berjudul AYO BUAT ZINE. Setelah melahap tulisannya Saya langsung tergugah lalu Saya lantas mempelajari cara pembuatannya dan dititik ini "asli bro, asyik banget". Diawal-awal bulan Desember 2014 Saya mulai membuatnya. Tapi dititik ini tidak segambang yang Saya sangka ternyata. Dari penulisan meterinya dan dari segala keterbatasan teknisnya, belum lagi nanti ngeprintnya yang ribet. Tapi disini terasa spirit Do It Yourselfnya kawan.
ALASAN MEMBUAT ZINE- Saya rasa alasan Saya dalam membuat zine tidak jauh berbeda dengan pembuat zine pada umumnya, belajar, berbagi informasi, dan berjejaring. Sebab kan kata pepatah gini "bagikanlah ilmu, niscaya ilmu itu akan bertambah".


" />
Tidak ada komentar:
Posting Komentar